081384838627
WA : 083808510196
BBM : 29DB9ED0

Daging Olahan Picu Risiko Kanker Pankreas

Friday, April 14th 2017. | Info Kesehatan

Daging Olahan Picu Risiko Kanker Pankreas

 Produk daging olahan ternyata sangat disukai terutama karena praktis dan rasanya menjadi enak.

Dan sering kali kita para orang tua akhirnya memberikan pilihan kepada daging olahan untuk konsumsi makanan buah hati kita sehari-hari

Namun disarankan untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan untuk buah hati kita, terutama daging olahan seperti sosis, nugget,kornet dan lain-lain. Mengkonsumsi sepotong sosis per hari atau dua iris daging bisa meningkatkan risiko kanker pankreas hingga 25 persen, demikian sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, seperti dikutip Daily Mail edisi 14 Januari 2012.


Para ilmuwan menemukan, meskipun porsinya kecil, daging olahan meningkatkan peluang terkena penyakit mematikan tersebut. Hasil riset yang dipublikasikan di British Journal of Cancer menganalisis hasil dari 11 hasil studi lainnya yang melibatkan 6 ribu pasien kanker pankreas. Sudah diketahui secara luas bahwa daging merah dan daging olahan memicu terjadinya kanker usus.Profesor Susanna Larsson dari Karolinska Institutet di Stockholm berkata, “Kanker pankreas mempunyai tingkat survival yang rendah. Karena itu, penting untuk memahami apa yang bisa meningkatkan risiko penyakit ini.”Kanker pankreas sering kali disebut sebagai the silent killer sebab ia sering kali tak menunjukkan gejala apa pun di tahap awal. Kalaupun terdapat gejala di awal, umumnya gejala itu juga tidak jelas–seperti sakit punggung, kehilangan nafsu makan, dan kehilangan berat badan.

Ketika penyakit ini didiagnosis biasanya sudah terlambat karena tingkat survivalnya yang terburuk dari semua jenis kanker. Hanya tiga persen dari pasien yang bisa hidup lebih dari lima tahun. Sedikit yang diketahui mengenai penyebabnya selain merokok, terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, dan kelebihan berat badan, yang tampaknya semua memberikan kontribusi.

Kini para ilmuwan di Swedia menemukan bahwa hanya dengan mengkonsumsi 50 gram daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko sebesar 19 persen. Jumlah ini sama dengan beberapa iris salami atau ham, sebuah hot dog sosis, atau dua iris bacon.

Mengkonsumsi 100 gram per hari–sebuah burger kecil–meningkatkan risiko hingga 38 persen, sedangkan 150 gram konsumsi daging olahan per hari meningkatkan risiko hingga 57 persen.

Daging merah biasa seperti steak meningkatkan peluang pria untuk terkena kanker ini, tetapi tidak pada wanita. Meski demikian, risiko makan daging secara substansial lebih rendah ketimbang merokok yang diketahui meningkatkan peluang risiko kanker pankreas hingga 74 persen.

Untuk alasan ini, pemerintah Inggris tahun lalu mempublikasikan panduan bagi masyarakat untuk mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan hingga 500 gram per minggu. Sekitar 8 ribu orang di Inggris setiap tahun didiagnosis menderita penyakit ini.

Kesehatan Buah hati kita adalah tanggung jawab kita para orang tua. Oleh sebab itu sangat diwajibkan bagi kita para orang tua untuk memberikan asupan makanan yang bernilai gizi tinggi. Jadi sangat disarankan untuk kita lebih berhati-hati lagi dalam memilih makanan untuk buah hati kita.

tags: , , , , , , ,

Artikel lain Daging Olahan Picu Risiko Kanker Pankreas