081384838627
WA : 083808510196
BBM : 29DB9ED0

Obesitas remaja picu kanker usus besar

Wednesday, July 26th 2017. | Info Kesehatan

Obesitas saat remaja picu kanker usus besar saat dewasa

Mengalami obesitas saat masih remaja tak hanya merugikan dan gangguan kesehatan, namun juga bisa memicu penyakit yang lebih berbahaya. Sebuah penelitian dari Swedia mengungkap bahwa mengalami obesitas saat remaja bisa memicu kanker usus besar dan kanker rektum ketika dewasa.

Penelitian yang dilakukan pada remaja berusia 16 sampai 20 tahun selama 35 tahun ini menunjukkan bahwa partisipan yang mengalami obesitas saat remaja berkemungkinan terkena kanker usus besar dan rektum dua kali lipat ketika dewasa dibandingkan dengan partisipan remaja yang memiliki bobot normal.

Sementara itu, remaja yang mengalami peradangan tingkat tinggi berkemungkinan 63 persen lebih tinggi untuk mengalami kanker usus, dibandingkan dengan remaja yang tidak mengalami peradangan atau mengalami peradangan tingkat sedang, seperti dilansir oleh Healthy Living (29/09).

“Hasil ini penting karena kita masih mengetahui sedikit sekali tentang kemungkinan dan perkembangan kanker usus besar pada masa remaja,” ungkap ketua peneliti Elizabeth Kantor dari Harvard School of Public Health in Boston.

Meski begitu, menurut Kantor, hasil penelitian ini belum cukup untuk menetapkan bahwa peradangan dan obesitas adalah penyebab kanker usus. Namun sangat penting untuk berhati-hati karena kedua hal tersebut telah terbukti berkaitan. Selama ini diketahui juga bahwa obesitas merupakan penyebab peradangan dan berkaitan dengan peningkatan risiko kanker.

Kantor dan koleganya akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dengan jelas bagaimana obesitas bisa meningkatkan risiko kanker usus. Perkembangan kanker usus terjadi dalam waktu yang lama sehingga sangat penting untuk memahami apakah obesitas sejak usia muda atau di usia tua yang lebih berbahaya dan memicu kanker usus tersebut.

tags: , , , ,

Artikel lain Obesitas remaja picu kanker usus besar