081384838627
WA : 083808510196
BBM : 29DB9ED0

BERHENTILAH ANDA !!! PANGIL PAPA-MAMA

Thursday, December 7th 2017. | artikel menarik
 
Apakah anda memiliki panggilan sayang dengan pasangan dengan sebutan papa-mama, ayah-bunda, atau abi-ummi? Biasanya pasangan suami istri banyak melaksanakan demikian untuk membiasakan anak-anaknya ketika memanggil orang tuanya. Sayangnya panggilan ini malah terbawa ketika pasangan tengah berdua. Akhirnya suami memanggil istri dengan sebutan ibu, bunda, ibu dan demikian pula seseorang istri ketika memanggil suaminya.
 

 

Memang maksud itu baik untuk membiasakan anak biar memanggil orang tuanya dengan panggilan sopan. Tetapi hal semacam ini bakal beresiko jelek bila dikerjakan oleh pasangan untuk dalam kehidupan berumah tangga.

 

 

 

Seorang Psikolog asal Universitas Indonesia, Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono mengatakan, panggilan ” Mama-papa ” serta sejenisnya ialah sebutan untuk fungsi pasangan sebagai ayah serta sebagai ibu. Hal ini malah berkesan membatasi kemesraan jalinan pasangan suami istri. Bila selalu dilakukan, tak tutup peluang mengakibatkan kebosanan dalam berumah tangga.

 

 

 

Meskipun panggilan ayah dari seorang istri tak merujuk pada profil orang bau tanah laki-lakinya, tetapi secara psikologi serta alam bawah sadar menangkap pesan yang sekian. Pasalnya selama ini panggilan itu memang cuma diperuntukkan untuk orang bau tanah lelaki. Hingga contoh serta perilaku istri secara tak sadar bakal menempatkan dianya menyerupai seseorang anak. Hal ini dapat berlaku pada suami yang memanggil istri dengan sebutan ibu atau sejenisnya. Baiknya suami istri menggunakan panggilan sayang yang lain serta tak merujuk pada panggilan spesial yang ada hubungannya dengan mahram.
 
 

 

 

 

 

Terkecuali efek dengan cara psikologis, panggilan sayang yang merujuk pada mahram ternyata dilarang dalam Islam. Sebenarnya, agama Islam mengajarkan umatnya untuk menunjukkan panggilan sayang pada pasangan, namun tak dengan sebutan yang terkait dengan mahram. Misalnya Nabi Muhammad SAW yang memanggil Aisyah dengan sebutan Humaira, yang berarti kemerah-merahan pipinya. Kadang kala, Rasulullah juga memanggil Aisyah dengan sebutan Aisy, yang membuktikan panggilan manja sebagai sinyal sayang.

 

 

 

Namun Rasulullah SAW melarang keras umatnya yang memanggil istri atau suaminya terkait dengan mahram. Seperti hadis riwayat Abu Daud wacana larangan Nabi Muhammad ketika seorang pria memanggil istrinya dengan panggilan Ukhti (saudariku)

 

 

 

Ada seorang lelaki yang berkata pada istrinya, ‘Wahai Ukhti! ’ Lantas Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Apakah istrimu itu saudarimu? ’ Beliau membencinya serta melarangnya. ” (HR. Abu Daud)

 

 

 

Demikian pula diterangkan dalam kitab Ar-Raudhatul Murbi’ Syarah Zadul Mustaqni’ yang berisi, “Dan dibenci memanggil satu diantara diantara pasangan suami istri dengan panggilan spesial yang ada relasi dengan mahram, menyerupai istri memanggil suaminya dengan panggilan ‘Abi’ (ayahku) serta suami memanggil istrinya dengan panggilan ‘Ummi’ (ibuku). ”

 

 

 

Lantas bagaimana dengan pasangan yang telah terlanjur memanggil pasangan dengan sebutan yang terkait dengan mahram? Memanglah di beberapa kawasan di Indonesia, kultur budaya yang terbentuk mulai semenjak beberapa ratus th. lantas, tentunya tidak mampu digerus begitu saja. Tetapi untuk ” amannya “, semakin lebih baik kalau sebutan-sebutan ini diikuti dengan nama anak. Umpamanya Ayah Nayla, atau Ibu Dede.

 

 

 

Atau barangkali, antar suami serta istri memiliki panggilan sayang sendiri, sebagaimana Rasulullah yang sering menegur istrinya, Aisyah Radhiallaahu ‘anha, dengan nama serta pelengkap sebutan Humaira (yang pipinya kemerah-merahan). Pilihan terpulang pada Anda

 

 

 

Semoga gosip ini menunjukkan pengetahuan gres pada anda. Bila memiliki rujukan lain berkaitan artikel ini dapat ditambahkan pada kolom di bawah ini. Bila yang telah menikah saja dilarang menggunakan panggilan ini, bagaimana dengan mereka yang belum menikah namun sudah di panggil Umi-Abi, Ibu Papa serta panggilan lain yang sejenisnya ya.
 
 
tags:

Artikel lain BERHENTILAH ANDA !!! PANGIL PAPA-MAMA