081384838627
WA : 083808510196
BBM : 29DB9ED0

Tipe Plasenta Pada Ternak

Wednesday, July 19th 2017. | Info Kesehatan

 Tipe Plasenta Pada Ternak

Menurut anatomi/bentuknya, dibagi menjadi 4 macam Plasenta Diffusa, Plasenta Cotyledonaria, Plasenta Zonaria, dan Plasenta Discoidalis.

Plasenta Diffusa

Pada kuda dan babi
Hampir seluruh permukaan chorion dan endometrium uterus bersama-sama membentuk plasenta,kecuali bagian-bagian apek chorion yang berbatasan dengan chorion dari fetus babi disebelahnya

Seluruh permukaan allanto-chorion mengandung  villi-villi sederhana yang menjorok ke dalam kripta-kripta endometrium uterus.

Plasenta cotyledonaria

Plasenta cotyledonaria atau tipe multiplek
Pada sapi, kerbau, domba, kambing, dan ruminansia lainnya

Beberapa tempat dari seluruh permukaan endometrium uterus membentuk plasenta induk yang disebut caruncula.  Caruncula itu merupakan peninggalan dari endometrium yang pada sapi besar nya berayun antara sebesar biji kemiri sampai sebesar kentang.

Permukaannya berpori-pori halus sehingga rupanya menyerupai batu karang. Ke dalam pori-pori caruncula tersebut menjulur allanto-chorion.

Seluruh penjuluran allanto-chorion yang masuk kedalampori-pori carunculata didisebut cotyledon,bagian inilah yang disebut plasenta fetus. Cotyledonbersama-sama dengan caruncula yang saling menjalin itu membentuk suatu placentom, ia merupakan satuan dari plasenta.

Didalam uterus ruminansia caruncula tersebut tersusun dalam 4 baris,yaitu dua baris di ventral dan dua baris lagi disebelah dorsal dari panjang tanduk uterus.

Jumlah placentom-placentom pada sapi antara75-120buah, pada biri-biri sekitar 80-90 buah.  Bentuk permukaan placentom pada sapi cembung,sedang pada biri-biri cekung.

Bagian endometrium yang terletak diantara placentom-placentom disebut endometrium caruncularis dan cotyledonnya disebut “smoothchorion”.

Bagian-bagian tersebut tidak mengandung villi dan tidak berfungsi sebagai plasenta. Chorion yang bervilli disebut chorionfrondosum.

Apabila plasenta fetus tidak dapat keluar dengan semestinya, keadaan ini disebut retention sekundinarium padasapi.

Plasenta zonaria

Pada hewan-hewan pemakan daging seperti kucing dan anjing

Plasentanya berbentuk seperti pita, berwarna agak putih dan lebarnya berayun antara 2,54-7,62 cm mengitari uterus dibagian tengah allantochorionnya. Plasenta induknya berupa sedikit peninggian yang merata dari endometriumnya, dan ketempat ini menjulur villi chorion plasenta fetus memasuki kripta-kripta endometrium.

Bagian chorion selebihnya adalah“smoothchorion”.  Anjing dan kucing termasuk multipara, dari sebab itu uterus buntingnya terbagi menjadi beberapa loculi dan tiap-tiap loculus biasanya berisi satu fetus. Tiap-tiap fetus membangun plasenta sendiri.

Plasenta Discoidalis

Plasentanya berbentuk cakram atau oval, jumlah satu atau dua buah. Hubungan antara plasenta induk dan plasenta fetus erat sekali, hal ini membawa pengaruh diwaktu melahirkan anak. Pada hewan primate dan rodensia.

Menurut erat tidaknya hubungan antara plasenta induk dan plasenta fetus, dibagi menjadi 3 macam:

Plasenta non deciduata
Plasenta semi deciduata
Plasenta deciduata

Plasenta non deciduata

Suatu plasenta yang hubungan kedua plasenta yang membentuk longgar, sehingga pada waktu fetusnya dilahirkan plasenta fetus tidak susah dilepas dari plasenta induknya. Yang termasuk plasenta non deciduata adalah plasenta diffusa

Plasenta semi deciduata

Hubungan kedua plasenta tidak rapat, karena susunan villinya tidak begitu sederhana. Disamping villi primer dikenal adanya villi sekunder. Contoh plasenta ini adalah plasenta cotyledonaria.

Plasenta deciduata

Pada plasenta ini hubungan antara kedua plasenta yang membentuk erat sekali dan tidak gampang dilepas tanpa mengakibatkan kerusakan pembuluh-pembuluh darah. Yang termasuk plasenta ini adalah plasenta zonaria dan plasenta discoidalis.

tags:

Artikel lain Tipe Plasenta Pada Ternak